Bila traveller sampai di Kota Batu sekitar siang hari atau menjelang sore, selain menunggu suasana malam Kota Batu, Traveller bisa mencoba menikmati udara segar hutan pinus yang cukup lebat di Goa Pinus. Destinasi ini cukup baru tetapi secara fasilitas dan prasarana sudah lengkap dan nyaman untuk dijadikan area jelajah wisata baru di Kota Batu yang

Kota batu sepertinya banyak menbenahi sektor wisatanya, setelah terkenal dengan berbagai wisata wahana dengan Jatim Park, kini Kota Batu mencoba mengembangkan wisata alamnya. Tidak bergantung pada Wisata Alami seperti air terjun (coban), warga batu mencoba berkereasi dengan Wisata Alam berpadu dengan wahana. Salah satu Tujuan Wisata Alam Terpadu yang layak dijelajah adalah Wisata Paralayang, Omah

Sebelum menjelajah kawasan Bromo pada malam hari traveller bisa menghabiskan suasana siang dengan jelajah eksotisme Pantai Malang Selatan. Pantai yang kami sarankan salah satunya adalah Pantai Teluk Asmoro. Berada di Desa Tambakrejo – Sitiarjo, Sumbermanjing, Malang Selatan. Pantai ini masih belum familiar di telinga para pencinta Pantai karena baru dibuka sekitar April 2017 berkat selesainya

Perjalanan melalui pintu barat dari arah Pasuruan yaitu masuk dari desa Tosari untuk menuju ke pusat objek wisata (lautan pasir) terbilang berat karena medan yang harus ditempuh tak bisa dilalui oleh kendaraan roda 4 biasa ini dikarenakan jalan turunan dari penanjakan ke arah lautan pasir sangatlah curam, kecuali kita menyewa mobil jeep yang disediakan oleh

Gunung Bromo (dari bahasa Sanskerta: Brahma, salah seorang Dewa Utama dalam agama Hindu) atau dalam bahasa Tengger dieja “Brama”, adalah sebuah gunung berapi aktif di Jawa Timur, Indonesia. Gunung ini memiliki ketinggian 2.329 meter di atas permukaan laut dan berada dalam empat wilayah kabupaten, yakni Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Lumajang, dan Kabupaten Malang. Gunung