Udara Segar Goa Pinus Batu

Bila traveller sampai di Kota Batu sekitar siang hari atau menjelang sore, selain menunggu suasana malam Kota Batu, Traveller bisa mencoba menikmati udara segar hutan pinus yang cukup lebat di Goa Pinus. Destinasi ini cukup baru tetapi secara fasilitas dan prasarana sudah lengkap dan nyaman untuk dijadikan area jelajah wisata baru di Kota Batu yang memiliki berbagai spot foto cantik dan Instagramable. Goa Pinus dulunya merupakan tempat penambangan pasir. Karena sudah sudah lama ditinggalkan, maka penduduk setempat menyulap tempat ini untuk dijadikan tempat wisata. Selain goa dan hutan pinus, di sini juga ada gardu pandang atau spot selfie dengan landscape yang memukau.

Goa Pinus masih masuk area Songokerto, searah dengan Paralayang Gunung Banyak. Untuk jelajah Goa Pinus, Traveller harus memakai tranportasi pribadi bisa Ojek atau Sewa Mobil (Mobil Sendiri) karena angkutan umum belum menjangkau lokasi. Dari pertigaan Songoriti ambil arah kiri naik ke kawasan Paralayang Gunung Banyak, melewati Taman kelinci sekitar 300m Traveller akan tiba d Goa Pinus. Parkir mobil Rp 5.000 dan Tiket Masuk area Rp 5.000. Traveller bisa menikmati area pinus dan berfoto dibeberapa spot.

Di Goa Pinus terdapat beberapa Tema untuk spot foto yang unik dan instagramable misalnya Rumah Papua, Rumah Pohon dan Perahu. Tiket masuk tiap tema sekitar Rp 5.000. Pemadangan perbukitan  lereng bukit, terlihat pemandangan sawah berundak Dusun Brau, Desa Gunungsari, Bumiaji, Kota Batu dan kesegaran pinus menjadi poin utama jelajah wisata. Bisa mencoba menikmati kuliner sederhana di cafe Pohon yang memberikan suasana yang nyaman makan sambil melihat perbukitan. Usahakan jelajah sekitar sore. Panorama senja dan tiupan angin yang cukup keras akan memberikan kesan yang luar biasa.